Sukarmardi Susanto: Rekam Jejak Perjuangan Sang Pahlawan Gerilya dari Gadingsari
Administrator 04 Agustus 2026 14:22:04 WIB
GadingsariNews (08/2026) - Di hari kemerdakaan Indonesia pada bulan Agustus 2026, menjadi momen untuk mengenang jasa para pahlawan. Ada salah satu sosok pahlawan kemerdakaan dari Gadingsari yakni Sukarmardi Susanto lahir pada tanggal 30 September 1930 di Dayu, Gadingsari, Sanden, Bantul. Beliau merupakan putra dari Simbah Kariyorejo yang tumbuh dalam suasana pergerakan nasional. Dedikasi serta kecintaannya pada tanah air mulai terpatri sejak usia muda, hingga akhirnya beliau mendedikasikan sebagian besar jalan hidupnya untuk mengabdi kepada bangsa dan negara melalui jalur kemiliteran serta perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Riwayat pengabdian beliau membentang panjang sejak masa-masa kritis mempertahankan kemerdekaan hingga era pengisian kemerdekaan. Perjalanan perjuangannya dimulai saat menjadi anggota Seinendan di wilayah Sanden dan dilanjutkan sebagai anggota Kodim di Sanden. Dalam kurun waktu 1945 hingga 1980, beliau tercatat sebagai anggota Yon STMY Bantul. Tak hanya bertugas di pulau Jawa, pengabdiannya juga membawanya ke luar daerah ketika beliau ditugaskan sebagai anggota Yon B/Yon 13 di Bukittinggi, Sumatera Barat pada kurun waktu 1959 hingga 1965. Sekembalinya dari tugas luar daerah, beliau terus mengabdi di Kodim 0731 Wates Kulonprogo dan bertugas mendekatkan diri dengan masyarakat sebagai Babinsa di Koramil Lendah, hingga akhirnya tetap aktif dalam organisasi purnawirawan PEPABRI.
Atas jasa-jasa besarnya dalam berbagai medan pertempuran dan pengabdian tanpa pamrih, negara menganugerahkan berbagai tanda kehormatan tertinggi kepada beliau. Penghargaan tersebut meliputi Bintang Gerilya, Piagam Tanda Kehormatan Veteran RI, Satyalancana Peristiwa Agresi Militer II, Satyalancana Saptamarga, serta Piagam Penghargaan atas pengabdian kepada bangsa dan negara. Penganugerahan Bintang Gerilya menegaskan peran vital beliau dalam mempertahankan kedaulatan NKRI pada masa-masa sulit.
Sukarmardi Susanto wafat pada tanggal 22 Februari 2020 dan pada awalnya dimakamkan di TPU Ketalo, Gadingsari, Sanden, Bantul. Namun, berdasarkan pertimbangan mendalam atas jasa, dedikasi, serta kepemilikan anugerah Bintang Gerilya, pada tanggal 10 Februari 2021 jenazah beliau dipindahkan dengan penuh penghormatan ke Tempat Pemakaman Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa Bantul. Pemindahan ini menjadi pengakuan abadi atas seluruh keringat dan pengorbanan yang telah beliau persembahkan bagi Republik Indonesia. (EC)
Formulir Penulisan Komentar
PENGUMUMAN
MOLING PBB
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Sosialisasi Trantibunlinmas dari Satpol PP Bantul kepada Pamong dan Tokoh Masyarakat Gadingsari
- Bimtek Tim Entry SID Kalurahan Gadingsari
- Bimtek Tim Pendata SID Kalurahan Gadingsari
- Sukarmardi Susanto: Rekam Jejak Perjuangan Sang Pahlawan Gerilya dari Gadingsari
- Pemerintah Kalurahan Gadingsari Gelar Apel Pagi dan Rakor Bulanan
- Himbauan Semarak HUT RI ke-81
- Realisasi Dana Desa Semester Pertama Tahun Anggaran 2026
Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License













