Ibu PKK Wonorejo 1 Antusias Ikuti Pelatihan Biokonversi BSF, Ubah Sampah Jadi Berkah Lewat KWT Khoir

Administrator 01 Oktober 2026 13:39:43 WIB

GadingsariNews (Sep-26) -  Kelompok Wanita Tani (KWT) Khoirunnisa bersama ibu-ibu PKK Wonorejo 1 mengikuti kegiatan pelatihan bertajuk "ISR Mengabdi" yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Interdisciplinary Scientific Research (UKM ISR) Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta, Sabtu (12/9/2026). Kegiatan ini merupakan sesi ketiga dari rangkaian program yang sebelumnya telah dilaksanakan pada 29 Agustus dan 5 September 2026.

Bertempat di Balai Padukuhan Wonorejo I, Gadingsari, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kegiatan berlangsung mulai pukul 07.45 WIB hingga selesai. Puluhan ibu-ibu PKK dan anggota KWT Khoirunnisa tampak antusias mengikuti jalannya pelatihan dari awal hingga akhir.

Program ini mengangkat tema "Penerapan Sistem Biokonversi BSF: Wujudkan Kemandirian Pupuk dan Pakan Berbasis Zero Waste Pemukiman". Melalui pelatihan ini, mahasiswa UKM ISR UPN "Veteran" Yogyakarta memperkenalkan teknologi biokonversi menggunakan larva Black Soldier Fly (BSF) sebagai solusi pengolahan sampah rumah tangga menjadi pupuk organik dan pakan ternak bernilai ekonomis.

Kegiatan "ISR Mengabdi" ini digagas sebagai bentuk pengabdian masyarakat mahasiswa untuk mendorong kemandirian warga Wonorejo I dalam mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan. Selain mengurangi volume sampah pemukiman, sistem biokonversi BSF diharapkan mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi ibu-ibu PKK dan anggota KWT Khoirunnisa melalui produk pupuk dan pakan yang dihasilkan.

Selama pelatihan, para peserta mendapatkan pemaparan materi sekaligus praktik langsung terkait siklus hidup larva BSF, teknik budidaya, hingga cara mengolah hasil biokonversi menjadi produk siap pakai. Para ibu tampak aktif bertanya dan berdiskusi dengan tim mahasiswa yang bertindak sebagai fasilitator.

Ketua Pelaksana kegiatan, Laela Ramadani, bersama Ketua UKM ISR, Indah Ayuning Suryadhari, berharap program ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Wonorejo I, khususnya dalam mewujudkan lingkungan pemukiman yang bebas sampah (zero waste) sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga melalui pemanfaatan sistem biokonversi BSF secara berkelanjutan. (KT)

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 
Kebijakan Privasi

Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License